Resume Pertemuan Tanggal 11 Oktober 2012

Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

 

Tujuan sistem pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang:
  • beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
  • berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri
  • menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

 

Dalam UU ini terdapat beberapa poin-poin penting, yaitu:

  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pendidikan Dasar
  • Pendidikan Menengah
  • Pendidikan Keagamaan
  • Pendidikan Khusus
  • Standar Nasional Pendidikan

 

Untuk Pendidikan Khusus, dibagi menjadi beberapa kategori:

  • Khusus CI+BI
  • Khusus Tuna Netra/ buta (SLB A)
  • Khusus Tuna Rungu/ tuli (SLB B)
  • Khusus Tuna Grahita/ IQ di bawah rata-rata (SLB C)
  • Khusus Tuna Daksa/ cacat fisik (SLB D)
  • Khusus Tuna Laras/ krisis moral atau perilaku (SLB E)
  • Khusus Double Handicap/ berkebutuhan ganda (SLB G)
  • Khusus Indigo
  • Khusus Autis

 

Ada juga Pendidikan Layanan Khusus (PLK), dimana PLK ini berbeda dengan Pendidikan Khusus yang disebutkan di atas. PLK ini diperuntukkan bagi:

  • Etnis minoritas
  • Korban bencana
  • Korban kecelakaan/ trafiking
  • Pekerja anak
  • PSK anak

 

Untuk Standar Nasional Pendidikan meliputi point-point berikut:

  • Standar isi
  • Standar proses
  • Standar kompetensi
  • Standar pendidik dan tenaga kependidikan
  • Standar sarana dan prasarana
  • Standar pengelolaan
  • Standar pembiayaan
  • Standar penilaian pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s